Sunday, January 4, 2009

Teknologi Informasi Implikasinya Bagi Teknologi Pendidikan

Image
Perkembangan Teknologi Informasi yang begitu mendesak telah menstransformasikan konsep pendidikan berbasis komputer (Computer Based Education-CBE) menjadi pendidikan berbasis Teknologi Informasi. Teknologi informasi dapat mengintegrasikan komputer, dan internet maupun sarana sistem informasi lainnya menjadi alat yang memberdayakan proses belajar mengajar lebih kreatif dan kompetitif.

Penggunaan Teknologi Informasi bagi dunia pendidikan akan menggeser sifat introvet universitas (conventional university) menjadi ekstrovet yang lebih proaktif. Demikian halnya dengan unit satuan pendidikan yang lebih kecil misalnya Fakultas, Jurusan, Prodi bahkan terhadap diri dosen dan mahasiswa.

Media dan teknologi dalam dunia pendidikan berkembang seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Dalam pndidikan terdapat 5 elemen media yang penting yaitu; direct human contact (face to face), teks (termasuk grafik), audio, video dan komputasi.

Program studi teknologi pendidikan yang banyak bersentuhan dengan usaha melakukan inovasi dan cara-cara baru dalam peningkatan efektifitas pembelajaran akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi termasuk komputer. Merefleksikan perkembangan penggunaan teknologi sejak tahun 1980 terus berkembang seperti DVD (Digital Video Disc), video conferencing, electronic mail, computer conferencing, computer base multimedia, remote interactives data bases dan sebagainya. Program studi Teknologi Pendidikan memandang pentingnya pengintegrasian mata kuliah berbasis komputer ke dalam kurikulum terbarunya. Komputer memiliki nilai strategis dan berpengaruh terhadap semua alat dan media dalam pembelajaran baik audio maupun video.

Kampus Modern Berbasis Teknologi Informasi : What needed?

Keunggulan penguasaan teknologi informasi bagi mahasiswa memiliki konsekuensi logis adanya dukungan kebijakan, komitmen tinggi dan pandangan visioner dari semua pihak . Kebijakan hendaknya diorientasikan bagi usaha pengembangan SDM unggul di bidang Iptek. Komitmen didasari bahwa teknologi adalah mahal tetapi anggapan ini tidak selamanya benar. Pembangunan fisik sebenarnya terkadang menjadi lebih mahal karena memerlukan biaya perawatan yang besar. Pembangunan berorientasi fisik pada lembaga pendidikan tinggi biasanya didasari alasan-alasan klasik keterbatasan ruang kelas bagi pelaksanaan pembelajaran kelas konvensional. Tidakkah disadari ke depan bahwapembelajaran tatap muka konvensional akan semakin berkurang tergantikan pembelajaran yang lebih terdesentralisasikan melalui CD interaktif, web base dan perangkat teknologi informasi lainnya. Bukankah perlu ada pembangunan diorientasikan untuk peningkatan saranan TI seperti belanja software dan hardware yang up to date? Inilah yang memerlukan pandangan jauh ke depan bahwa eksistensi mahasiswa ke depan akan sangat ditentukan apakah yang dikuasai sekarang dapat membantu kemampuan belajarnya di masa datang?

Refleksi Pembelajaran Komputer

Di Fakultas Ilmu Pendidikan telah tersedia laboratorium komputer yang dari sisi kuantitas memang belum memenuhi rasio kebutuhan pembelajaran per individu mahasiswa yang rata-rata jumlah setiap kelas 30 sementara jumlah komputer sekitar 20 buah. Tidak semua komputer bisa digunakan karena ada satu dua yang terkadang mengalami error. Sistem jaringan LAN agaknya kurang efektif, di mana penggunaan software baru yang memerlukan instalasi harus dilakukan berulang atas setiap komputer karena software master pada server tidak bisa diakses untuk instalasi oleh setiap user. Tersedianya teknisi khusus yang menangani laboratorium komputer menjadi kebutuhan mendesak dan harus bersifat full timer. Teknisi tidak hanya bersifat menangani kerusakan tetapi juga mengelola, menilai dan melakukan envisioning berbagai software dan hardware di masa mendatang. Pembelajaran komputer memerlukan praktek dan latihan sehingga diperlukan waktu yang cukup dan memerlukan aspek visualisasi dalam memberikan contoh-contoh dalam mengeksekusi perintah dalam program tertentu. Hal ini akan mudah dilakukan jika tersedia sebuah LCD sehingga semua mahasiswa dapat mengikuti visualisasi interface yang sama sekaligus melakukan praktek. Sangat tidak efektif apabila harus dilakukan supervisi kepada setiap individu.

Penerapan Teknologi Informasi Dalam Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Perkembangan teknologi informasi memperlihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini. Keadaan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan yang sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan elektronik. Pemanfaatan teknologi informasi juga telah merambah dalam bidang pendidikan. Teknologi ini sangat pantas digunakan dalam lingkungan akademis karena dapat memberikan berbagai bantuan yang sangat bermanfaat dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Fungsi dari teknologi informasi untuk pendidikan adalah untuk menjamin kualitas pendidikan di Indonesia. Pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pendidikan, dengan sasaran yang secara cermat dipilih, bahan ajar yang berkualitas, serta metodologi pengajaran yang tepat, akan mampu mendukung proses pemerataan dan mengurangi kesenjangan antar daerah. Pencapaian tujuan ini mampu mendukung proses pemerataan dan mengurangi kesenjangan antar daerah.

Kata kunci: Internet, mutu pendidikan, teknologi informasi, world wide web, e-learning

Pada dasarnya atmosfer pembelajaran merupakan hasil sinergi dari tiga komponen pembelajaran utama, yakni siswa, kompetensi guru, dan fasilitas pembelajaran. Ketiga prasyarat tersebut pada akhirnya bermuara pada area proses dan model pembelajaran. Model pembelajaran yang efektif antara lain memiliki nilai relevansi dengan pencapaian tujuan pembelajaran dan memberi peluang untuk bangkitnya kreativitas guru. Kemudian berpotensi mengembangkan suasana belajar mandiri selain dapat menarik perhatian siswa dan sejauh mungkin memanfaatkan momentum kemajuan teknologi khususnya dengan mengoptimalkan fungsi teknologi informasi.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, tepat waktu dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.

Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan teknologi informasi untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan banyak pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat. Teknologi informasi sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meningkatkan dan meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab teknologi informasi yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu sehingga semua yang diperlukan akan dapat disediakan secara online sehingga dapat diakses kapan saja.

Kemudahan itu merupakan salah satu manfaat yang didapatkan dari globalisasi yang melibatkan integrasi di berbagai bidang di antarannya pendidikan dan teknologi. Sumbangsih pemikiran dari dunia pendidikan telah melahirkan modernisasi di segala bidang kehidupan masyarakat dunia saat ini. Berhubungan dengan hal itu, kehadiran teknologi telah meningkatkan kualitas dan keampuhan pendidikan itu sendiri. sebagaimana empat pilar pendidikan yang di cetuskan oleh Unesco antara lain learning to know, learning to do, learning to be, dan learning together.

Beberapa penerapan teknologi informasi yang mungkin digunakan di sekolah diantaranya adalah : Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network), Koneksi ke Internet, Laboratorium Komputer, Sistem Informasi yang berkaitan dengan kegiatan sekolah seperti Perpustakaan, Data Siswa, Bahan Pelajaran, dan lain-lain.

Teknologi Informasi, T.I.Kesehatan, T.I Militer.

Education Technology

Education Technology